Kesaktian Long Arm Untuk Mobil Off-road

Dalam dunia modifikasi mobil off-road, suspensi tidak jarang selalu mendapat takaran tersendiri buat dikotak-atik.

Salah satu trik yang digemari oleh peminat dari mobil jip 4x4 dan SUV, ialah meningkatkan jarak main atau travel suspension.

Di samping lebih powerful di medan off-road, ini pun membuat kendaraan lebih empuk dan nyaman.

Untuk kendaraan dengan sistem suspensi per keong dan poros kaku, menambahkan suspensi travel dapat didapatkan dengan memperpanjang lengan penghubung atau lengan ayun.

Hasilnya, suspensi travel lebih panjang dan sudut gerak lengan ayun lebih kecil.

Tentunya Kendaraan pun lebih nyaman, sebab lengan penggerak dari lengan penghubung yang menempel pada sasis tidak jauh diperbaiki.
Dan posisi poros tidak terlampau bengkok ke atas.

Di samping itu, jika Anda menghadapi medan dengan kontur yang lumayan ekstream, posisi sasis mobil Bisa sedikit diperbaiki dikomparasikan dengan kendaraan dengan ikatan arm yang lebih pendek.

Jadi bisa kehilangan traksi menjadi lebih sedikit.

Pada modifikasi suspensi, terkadang peningkatan panjang lengan lumayan ekstrem, jauh dari situasi standar.

Bukan urusan yang gampang untuk merealisasikan lengan link yang panjang, seperangkat perangkat penyokong itu.

Terkadang, Anda mengharapkan arm tambahan yang panjang, posisi arm yang menyokong pada sasis pun harus digeser.

Tidak selalu begitu, karna perjalanan meningkat, per kebutuhan pun perlu diganti dengan yang lebih lama.

Mengikuti per, pasti saja sokbreker,selang rem ke poros gandar pun diganti.

Tak ketinggalan panjang kopling pun harus di koreksi.

Apakah semakin lama semakin baik? Belum tentu.

Ada batasan tertentu dalam memperpanjang Lengan arm. Penambahan ideal ialah maksimum 15% dari rantai penghubung kendaraan.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter